Langsung ke konten utama

Wahai anak bangsa


Bukan pujian yang mu’alim dambakan
Kau tahu? Deraian kalbu para muallim rasakan?
Perih namun kewajiban yang enggan ditinggalkan
Berbagai ‘a ‘i ‘u yang kau celotehkan
Di belakang layar bersama kawan
Seolah menjadi  asupan harian
Terdengar renyah dan bukan lagi hal yang tabu bukan
Kau tahu nak?
Tiada lafadz yang terus tak terfikirkan
Hanya untuk mencetuskan deraian keberhasilan
Bukan sebuah pertanyaan lagi untuk siapa berikan
Kalau saja Tuhan  ridha sebuah keluhan
Hak yang tak sebanding dengan perlakuan
Namun,
Bukan lagi itu, lagi lagi sebuah keikhlasan
Tentang dambaan,
Lukiskan deretan akhlak menawan
Sebagai muhsin yang ihsan
Bukan predikat olimpiade bergengsi terpapan
Namun akan rindu gemulai akhlak rupawan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Debu

Ya, debu adalah buliran kecil yang tak terlihat oleh kasat mata, begitu pula dosa. Manusia sudah pastinya tak terlepas dari deraian debu yang nista. Manusia sendiri terkadang lalai akan panasnya api neraka karena dosa yang telah di perbuat seperti debu yang berurai. Tak terlihat oleh mereka. Tak lagi pula merasakan hamparan debu yang beterbangan dalam dirinya. Semua manusia dalam jagad ini pasti melakukan serpihan dosa. Tak ada namanya insan kamil di jagad ini kecuali baginda kita, sayyidina Rasulullah SAW. Tapi bagaimana kita bisa meminimalisir semua itu sampai manusia bisa merasa bagaimana dampaknya debu jika tertumpuk di kelopak mata kita. Risih? Pedih? Begitupula manusia perbuat. " Ya Rabb engkaulah maha pengambun bagi hambaNya, tetapkanlah aku dalam keimanan. Jauhkanlah dari segala apa yang memang harus dijauhkan. Ya Rabb Allahuma aj’alni shogiron fii aini wa kabiiron fii a’yuni an-naasi "

It first rain always be mean

Take a grateful in 6 Nov 2015 Alhamdulillah momen ini aku sangat bersyukur kepada sang Tuhan, Allah SWT. Setelah long time nggak turun hujan di negeri kami tercinta. Betapa bahagia ketika kerinduan yang telah usang terbayarkan di detik ± 14:00 WIB, bau petrikor semburan air sangatlah menawan dan menyejukan suasana girang di dalam jiwa insan. Petrikor adalah bau yang dihasilkan saat hujan jatuh di tanah kering. Kata ini berasal dari bahasa Yunani pet·ri·chor ˈ pe ˌ tr ī k ô r/ noun a pleasant smell that frequently accompanies the first rain after a long period of warm, dry weather. "other than the petrichor emanating from the rapidly drying grass, there was not a trace of evidence that it had rained at all. (kutipan google) Biarkan gelapnya awan menyinari dunia kami saat gemericik hujan datang menghampiri. Tak ada lantunan kata yang terucap kecuali  Subhanallah wal Hamdulillah sungguh Maha Suci Allah yang Maha Besar dan Segala Puji Bagi Allah Tuhan Semesta Alam. All...